MEDIASUKABUMI – Atlet boomerang profesional asal Kota Sukabumi, Andi Setiyadi—atau yang akrab disapa Kang Acun—resmi terpilih menjadi bagian dari Tim Utama Indonesia dalam ajang bergengsi World Boomerang Championship 2026. Kejuaraan tingkat dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Bandung, Indonesia, mulai 26 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Dalam kompetisi antartim internasional ini, Indonesia menerjunkan enam atlet terbaik di skuad utama, yakni:
- Andi Setiyadi / Acun (Kota Sukabumi)
- Ahmad Khudo’i (Sidoarjo, Jawa Timur)
- Ahmad Fifai (Brebes, Jawa Tengah)
- Alfarizi (Bandung)
- Fahmi (Yogyakarta)
- Denis (Ciamis)

Selain tuan rumah Indonesia, ajang bergengsi ini diikuti oleh peserta dari 12 negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Brasil, India, Inggris, Jepang, Jerman, Kanada, Prancis, Singapura, dan Swiss.
Kecewa Sikap Pemda Kota Sukabumi
Di tengah rasa bangga bisa membawa nama daerah dan negara ke kancah internasional, Kang Acun menyayangkan minimnya perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi. Ia mengaku tidak mendapatkan dukungan konkret dalam bentuk apa pun dari pemerintah setempat.
“Sama sekali tidak ada support dari Pemda, baik fasilitas maupun bantuan lainnya. Mereka hanya menyampaikan ‘dukungan doa’. Padahal kabar keikutsertaan ini sudah saya sampaikan jauh-jauh hari dengan harapan ada perhatian nyata, tetapi hasilnya nihil,” ungkap Acun.

Menurut Acun, respons dari Pemda terkesan kurang peduli dan terkesan menutup mata dengan berbagai alasan.
Daftar Prestasi Nasional hingga Internasional
Keluhan tersebut dinilai beralasan mengingat rekam jejak prestasi yang telah diraihnya. Sejak 2018, Acun konsisten menyumbangkan medali di berbagai kejuaraan boomerang tingkat nasional.Beberapa pencapaian terbarunya antara lain:
- Mei 2026: Juara 1 sekaligus meraih trofi pada ajang Kejuaraan Nasional di Malang.
- Tahun 2025: Juara 3 (serta peringkat ke-4 overall) pada kejuaraan internasional di India.
Dengan deretan prestasi tersebut, Acun berharap ajang World Boomerang Championship 2026 ini tetap bisa ia jalani secara maksimal untuk mengharumkan nama Indonesia dan Kota Sukabumi di mata dunia.







