MEDIASUKABUMI – Harga mobil keluarga pada 2026 semakin menarik untuk dibandingkan. Kehadiran BYD M6 DM membawa teknologi plug-in hybrid ke pasar MPV dengan banderol mulai Rp298 juta. Di sisi lain, mobil konvensional seperti Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander masih menawarkan harga kompetitif dengan mesin bensin.
Lantas, seberapa jauh perbedaan harga BYD M6 DM dengan LMPV bensin yang selama ini menjadi pilihan keluarga Indonesia?
BYD M6 DM Mulai Rp298 Juta
BYD resmi memasarkan M6 DM di Indonesia dengan harga mulai Rp298 juta untuk varian Classic Standard 7-seater. Sementara varian tertinggi Cross Captain Seat 6 dibanderol hingga Rp390 juta.
Berdasarkan daftar harga BYD Indonesia per Juni 2026, M6 DM tersedia dalam beberapa pilihan, yakni Classic Standard Rp298 juta, Classic Dynamic Rp318 juta, Cross Advanced Rp360 juta, dan Cross Superior Rp380 juta.
Yang menarik, BYD M6 DM menggunakan teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Artinya, mobil dapat memanfaatkan tenaga listrik sekaligus mesin bensin, sehingga menawarkan fleksibilitas berbeda dibandingkan MPV bensin konvensional.
BYD juga mengklaim M6 DM mampu mencapai efisiensi hingga 65 km/l berdasarkan pengujian tertentu dengan kondisi baterai penuh dan bensin. Angka tersebut merupakan klaim pengujian BYD, sehingga konsumsi di penggunaan sehari-hari dapat berbeda tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, dan kondisi baterai.
Dibandingkan Toyota Avanza, Selisihnya Berapa?
Toyota Avanza masih menjadi salah satu pilihan LMPV bensin paling populer. Berdasarkan daftar harga 2026, Avanza 1.3 E M/T dibanderol sekitar Rp243,7 juta, sedangkan varian 1.5 G CVT TSS mencapai sekitar Rp308,5 juta.
Jika dibandingkan dengan BYD M6 DM Classic Standard seharga Rp298 juta, maka:
- BYD M6 DM Classic Standard: Rp298 juta
- Toyota Avanza 1.3 E M/T: Rp243,7 juta
- Selisih: sekitar Rp54,3 juta
Menariknya, harga M6 DM Classic Standard bahkan berada di sekitar harga varian atas Avanza. Ini membuat calon pembeli perlu mempertimbangkan bukan hanya harga awal, tetapi juga teknologi penggerak dan biaya penggunaan dalam jangka panjang.
BYD M6 DM vs Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander juga menjadi salah satu pemain utama di kelas MPV keluarga. Harga Xpander 2026 berada mulai sekitar Rp274,5 juta untuk varian dasar, sedangkan varian tertingginya berada di kisaran Rp340,5 juta.
Dengan harga awal Rp298 juta, BYD M6 DM Classic Standard memiliki selisih sekitar Rp23,5 juta dari Xpander varian dasar.
Artinya, jarak harga keduanya sebenarnya tidak terlalu jauh jika konsumen memang sedang mempertimbangkan MPV keluarga dengan harga sekitar Rp300 jutaan.
Harga Bukan Satu-Satunya Pertimbangan
Perbandingan BYD M6 DM dengan mobil bensin konvensional tidak cukup hanya melihat harga pembelian.
BYD M6 DM menawarkan teknologi PHEV yang memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik dan mesin bensin. Sementara Avanza maupun Xpander versi yang dibandingkan masih mengandalkan mesin bensin konvensional.
Dalam penggunaan harian, teknologi elektrifikasi berpotensi memberikan efisiensi lebih baik pada kondisi tertentu. Namun, keuntungan tersebut sangat bergantung pada pola pemakaian, kesempatan melakukan pengisian daya, harga bahan bakar, serta kondisi lalu lintas.
Di sisi lain, mobil bensin konvensional memiliki ekosistem yang sudah sangat familiar bagi konsumen Indonesia. Jaringan servis, ketersediaan bengkel, serta kebiasaan pengisian bahan bakar menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting.
M6 DM Lebih Mahal, tetapi Membawa Teknologi Berbeda
Jika hanya melihat harga termurah, Toyota Avanza masih lebih murah dibandingkan BYD M6 DM. Namun, selisih tersebut harus dilihat bersama teknologi yang ditawarkan.
BYD M6 DM Classic Standard berada di Rp298 juta, sedangkan Avanza 1.3 E M/T sekitar Rp243,7 juta. Sementara Xpander varian dasar berada di sekitar Rp274,5 juta.
Dengan demikian, BYD M6 DM bukan sekadar alternatif MPV dengan harga Rp300 jutaan, tetapi menawarkan pendekatan berbeda melalui teknologi PHEV.
“Super Irit 65Km/L” menjadi salah satu klaim yang ditonjolkan BYD untuk M6 DM. Namun, angka tersebut sebaiknya dipahami sebagai hasil pengujian, bukan jaminan konsumsi bahan bakar setiap pengguna.
BYD M6 DM menghadirkan persaingan baru di pasar MPV Indonesia pada 2026. Dengan harga mulai Rp298 juta, mobil PHEV ini memang lebih mahal sekitar Rp54,3 juta dibandingkan Toyota Avanza 1.3 E M/T dan sekitar Rp23,5 juta dibandingkan Mitsubishi Xpander varian dasar.
Namun, perbedaan harga tersebut datang bersama teknologi plug-in hybrid yang menawarkan fleksibilitas penggunaan listrik dan bensin.
Bagi konsumen yang mengutamakan harga beli paling rendah dan kemudahan penggunaan, MPV bensin seperti Avanza atau Xpander masih menarik. Sementara bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan mesin bensin, BYD M6 DM layak masuk daftar pertimbangan.
Jadi, kalau Anda memiliki dana sekitar Rp300 juta, pilihan mana yang lebih menarik: BYD M6 DM dengan teknologi PHEV atau MPV bensin yang sudah terbukti di pasar? Bagaimana menurut Anda? Tulis pilihan Anda di kolom komentar: BYD M6 DM, Toyota Avanza, atau Mitsubishi Xpander. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada keluarga atau teman yang sedang mencari mobil baru pada 2026.











