Arena

Kota Sukabumi Raih 16 Medali di Popda Jabar 2025

48
×

Kota Sukabumi Raih 16 Medali di Popda Jabar 2025

Sebarkan artikel ini
Atlet Taekwondo Kota Sukabumi di Popda Jabar 2025

MEDIA SUKABUMI – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025 resmi ditutup pada Senin sore (29/9/2025). Kota Sukabumi mencatatkan prestasi signifikan dengan perolehan total 16 medali dari 13 cabang olahraga yang diikuti.

Keenam belas medali yang diraih yaitu 3 Medali Emas dari cabang Taekwondo, Judo, dan Gulat, 6 Medali Perak dari cabang Taekwondo dan Tinju, dan 7 Medali Perunggu dari cabang Taekwondo, Tinju, Atletik, dan Senam

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian kontingen Kota Sukabumi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan langkah awal yang baik dalam mendorong kemajuan Kota Sukabumi secara menyeluruh.

Wali Kota menilai pencapaian ini sebagai titik tolak untuk mendorong kemajuan kota di berbagai sektor. “Prestasi para atlet di POPDA Jabar merupakan langkah awal yang baik. Kemajuan Kota Sukabumi harus dibarengi dengan pertumbuhan di semua sektor, salah satunya dari olahraga tingkat pelajar,” ujar Ayep Zaki.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mendorong peningkatan kualitas di berbagai bidang, mulai dari prestasi pelajar, sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

“Ini adalah awal tahun 2025 yang sangat baik sebagai pijakan menuju tahun-tahun berikutnya. Insyaallah, pembinaan bukan hanya di bidang olahraga, tapi juga budaya, seni, kerukunan masyarakat, serta soliditas aparatur pemerintahan akan kita perkuat,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet, Ayep Zaki juga menyampaikan rencana untuk mengundang seluruh atlet POPDA ke rumah dinas. “Nanti semua kita undang ke rumah dinas, kita makan-makan,” imbuhnya.

Dengan prestasi yang diraih tahun ini, kontingen Kota Sukabumi telah berhasil memperbaiki peringkatnya naik ke posisi 18 dari tahun sebelumnya berada di peringkat 23. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari suport kepala daerah.

Tinggalkan Balasan