MEDIASUKABUMI.ID – Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) merayakan Milad ke-40 di Pesantren LEMKA, Kota Sukabumi, pada Ahad (26/10/2025). Peringatan empat dekade kiprah LEMKA ini menjadi momen refleksi perjalanan panjang lembaga yang telah berkontribusi besar dalam mengembangkan seni kaligrafi Islam di Indonesia dan dunia.
Acara milad dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, serta para tokoh pendidikan, budaya, dan alumni LEMKA dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan LEMKA menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk masa depan lembaga, termasuk rencana Festival Kaligrafi Internasional. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi seniman dan kaligrafer dunia dalam memperkuat dakwah dan kebudayaan Islam melalui seni.
Gagasan itu mendapat sambutan positif dari Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang menilai inisiatif tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis nilai religius dan budaya lokal.
“Gagasan ini sangat baik dan bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. Kaligrafi bukan hanya seni menulis, tetapi juga bentuk ekspresi dan dakwah yang bernilai tinggi,” ujar Bobby.
Bobby juga menegaskan komitmen Pemkot Sukabumi untuk mendukung pembinaan seni kaligrafi sejak usia dini, termasuk melalui program pendidikan di RA LEMKA, yang selama ini dikenal sebagai wadah pembentukan generasi Qurani yang kreatif, beriman, dan berakhlak.
Selain itu, ia menyebut bahwa kawasan Cibeureum kini dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan baru di bidang kepemudaan, pariwisata, seni, dan budaya.
“Kami ingin setiap kawasan di Kota Sukabumi punya karakter. Cibeureum ke depan akan menjadi pusat pengembangan kreatif dan budaya, tempat munculnya ide-ide baru yang menghidupkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Bobby juga menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Kota Sukabumi yang semakin diminati wisatawan. Pada tahun 2025, jumlah pengunjung ke kota ini telah menembus lebih dari satu juta orang, menandakan meningkatnya daya tarik Sukabumi sebagai kota religius, kreatif, dan ramah budaya.
“LEMKA adalah ikon pendidikan dan seni yang membanggakan bagi Sukabumi. Selama 40 tahun, LEMKA telah berdakwah melalui seni dan menebarkan keindahan kaligrafi yang membawa nama Sukabumi ke tingkat dunia,” tutupnya.
Acara milad ke-40 LEMKA diakhiri dengan doa bersama serta penampilan karya kaligrafi dari para santri dan alumni. Momen tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang LEMKA dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat identitas budaya lokal, serta menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya melalui seni yang indah dan bermakna.
Sumber : Situs Pemkot Sukabumii











