Sukabumi Pedia

Nurdin Pranika, Da’i Sukabumi Berjuluk Ustadz Pitung Muda

67
×

Nurdin Pranika, Da’i Sukabumi Berjuluk Ustadz Pitung Muda

Sebarkan artikel ini
Ustadz Nurdin Pranika atau biasa dipanggil ustadz pitung muda | Foto : ist

MEDIA SUKABUMI – Ustadz Nurdin Pranika adalah seorang pendidik, dai, dan tokoh masyarakat yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia dakwah dan pendidikan Islam. Beliau dikenal sebagai sosok sederhana yang penuh keikhlasan, membimbing para santri tanpa memandang latar belakang keluarga maupun keadaan ekonomi.

Sebagai pimpinan Pondok Pesantren Nurul Mubtadien, beliau membangun lingkungan pendidikan yang ramah, terbuka, dan menekankan pentingnya akhlak mulia, penguasaan ilmu agama, serta keterampilan hidup. Pesantren ini terbuka bagi anak-anak yatim, dhuafa, maupun siapa saja yang ingin menuntut ilmu.

Sebagain penceramah, ustad Pitung Muda kerap diundang sebagai pengisi kajian dan tabligh akbar di berbagai daerah, menyampaikan dakwah dengan bahasa yang menyentuh hati, sederhana, dan penuh keteladanan. ia juga beberapa kali tampil di stasiun televisi swasta nasional sebagai penceramah, membawa pesan Islam rahmatan lil ‘alamin dengan cara yang mudah dipahami oleh semua kalangan.

Profil Singkat Pondok Pesantren Yatim Nurul Mubtadiin

Pondok Pesantren Yatim Nurul Mubtadiin adalah pesantren yang didirikan dengan penuh keikhlasan untuk menjadi rumah kedua bagi anak-anak yatim dan santri dari keluarga kurang mampu. Pesantren ini memberikan pendidikan dan pengasuhan secara gratis, di mana para santri diperlakukan layaknya anak sendiri.

Seluruh kebutuhan santri dijamin oleh pesantren, mulai dari makan, pakaian, kitab, peralatan mandi, hingga uang jajan harian. Hal ini menjadi wujud nyata perhatian pesantren dalam mengangkat martabat anak-anak yang kurang beruntung agar tetap dapat belajar, berkembang, dan memiliki masa depan cerah.

Selain pendidikan ilmu agama, seperti tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, qira’ah, serta pembelajaran kitab kuning, santri juga dibekali dengan berbagai keterampilan hidup. Mereka dilatih untuk berwirausaha melalui kegiatan bertani, menanam sayuran hidroponik, memelihara ikan, serta mengelola usaha pesantren seperti unit usaha air. Dari usaha tersebut, para santri belajar mengatur keuangan, berbelanja, dan mengelola hasilnya dengan pendampingan langsung dari pimpinan pesantren.

Di samping itu, pesantren juga memberikan pelatihan ketangkasan dan olahraga sunnah, seperti memanah dan berenang, agar para santri tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan mandiri.

Dengan visi pendidikan yang menyeluruh, Pondok Pesantren Yatim Nurul Mubtadiin hadir bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai keluarga besar yang menanamkan nilai-nilai agama, kemandirian, serta kasih sayang bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

Pesantren yang beralamat di Kampung Cimuncang, RT 28, RW 10, Desa Bojong Genteng, Kecamatan Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ini di pimpin oleh sang kyai yang memiliki ciri khas memakai peci merah dalam setiap aktivitas ceramahnya, oleh para jemaah dan para fansnya ia dijuluki ustadz Pitung Muda,

Tinggalkan Balasan