MEDIASUKABUMI.ID — Dalam rangka penguatan pembinaan keagamaan dan pengembangan karakter generasi muda, Penyuluh Agama Kecamatan Bantargadung melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di tiga lembaga pendidikan, yaitu SMPN 2 Bantargadung, SMK Taruna Tunas Bangsa (TTB), dan MA Al Jazuliyah. Program ini merupakan agenda rutin yang menitikberatkan pada internalisasi nilai-nilai agama, pembentukan akhlak, dan penanaman moderasi beragama pada peserta didik.
Mengawal Karakter Remaja Melalui Pendidikan Keagamaan
Kegiatan BRUS ini bertujuan membantu para siswa memahami hakikat diri sebagai remaja yang sedang berada dalam fase penting pembentukan karakter. Penyuluh Agama memberikan pendampingan agar remaja mampu tumbuh sebagai pribadi yang religius, beradab, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Dalam kesempatan tersebut, para Penyuluh menekankan pentingnya memperkokoh nilai keimanan, menjaga moralitas, serta membangun kebiasaan positif yang dapat menjauhkan remaja dari perilaku berisiko seperti perundungan, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan media sosial.
Materi yang Disampaikan
Pada setiap sekolah, Penyuluh Agama menyajikan materi yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan remaja, di antaranya:
- Moderasi Beragama untuk Pelajar
Menanamkan nilai toleransi, menghindari paham ekstrem, membangun sikap saling menghargai, serta menjaga kerukunan di lingkungan sekolah yang memiliki latar belakang siswa beragam. - Etika Pergaulan dan Adab Remaja MuslimMengedukasi siswa agar mampu menjaga diri, membatasi interaksi yang tidak perlu, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki adab dalam berkomunikasi di era digital.
- Bijak Bermedia Sosial Penggunaan gawai yang sehat, penghindaran konten negatif, literasi digital, serta tanggung jawab dalam menyebarkan informasi.
- Pembinaan Akhlakul Karimah Penanaman sifat jujur, disiplin, tanggung jawab, serta pentingnya melaksanakan ibadah secara konsisten sebagai fondasi kehidupan.
Respon Positif dari Pihak Sekolah dan Siswa
Ketiga lembaga pendidikan memberikan sambutan yang sangat baik dan menyampaikan apresiasi kepada Penyuluh Agama Kecamatan Bantargadung atas pelaksanaan program BRUS. Para guru menyatakan bahwa materi yang diberikan sangat membantu dalam membina karakter siswa dan memperkuat pendidikan akhlak di sekolah.
Para siswa tampak antusias dan aktif terlibat dalam diskusi. Beragam pertanyaan muncul, terutama mengenai bagaimana menghadapi tekanan pergaulan, cara mengelola emosi, hingga peran seorang pelajar dalam menjaga nama baik sekolah dan keluarga.
Beberapa siswa bahkan menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pandangan baru terkait pentingnya menjadi remaja yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab, terlebih di tengah derasnya pengaruh media sosial dan gadget.
Pentingnya BRUS di Era Tantangan Moral
Penyuluh Agama Kecamatan Bantargadung menegaskan bahwa kegiatan BRUS menjadi semakin relevan mengingat tantangan moral yang semakin kompleks di kalangan remaja. Kegiatan ini tidak hanya memberikan ceramah, tetapi juga membangun komunikasi dua arah serta pendekatan psikologis yang lebih dekat dengan dunia remaja.
Program BRUS diharapkan dapat menjadi benteng moral sekaligus ruang edukasi bagi siswa untuk meningkatkan kontrol diri, memperkuat iman, dan mengoptimalkan potensi diri secara positif.
Komitmen Lanjutan
Ke depan, Penyuluh Agama Kecamatan Bantargadung berkomitmen untuk terus melaksanakan BRUS secara berkala di berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Bantargadung. Program ini juga akan dikembangkan dengan pendekatan kreatif seperti diskusi kelompok, konseling individu, dan kegiatan kolaboratif yang melibatkan guru BK maupun tokoh masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan pendidikan semakin kondusif dalam mencetak generasi berkarakter, cerdas secara spiritual, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.











