Edukasi

Terbanyak di Kebonmanggu, 17 Ponpes Tersebar di Gunungguruh Sukabumi

48
×

Terbanyak di Kebonmanggu, 17 Ponpes Tersebar di Gunungguruh Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Ponpes Raudhatul Fatya – Ciburial, Desa Cikujang

MEDIASUKABUMI.ID – Berdasarkan data dari petugas penyuluh agama di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, tercatat sebanyak 17 pondok pesantren tersebar di wilayah tersebut.

Dari keseluruhan jumlah tersebut, Desa Kebonmanggu menjadi desa dengan jumlah ponpes terbanyak, yakni sebanyak lima pondok pesantren.

Berikut adalah sebaran lengkap pondok pesantren di Kecamatan Gunungguruh berdasarkan desa:

  1. Desa Kebonmanggu (5 Ponpes)
  • Ponpes Salafy Al Fathonah – di Pasirmalang
  • Ponpes Al Umanaa – Kp Cikaret
  • Ponpes Nurul Iman – Kp Pasir Badak
  • Ponpes Daarurrahmah – Kp Cikaret
  • Ponpes Salafi Al Istiqomah – Pasirmalang
  1. Desa Gunungguruh (3 Ponpes)
  • Ponpes Hikmatul Ulum – Kararange
  • Ponpes Sirojul Qori – Cikujang
  • Ponpes Salafy Qothrunnidzom – Karanggantung
  1. Desa Cibolang (3 Ponpes)
  • Ponpes Darusaadah Al Umari – Mangkalaya
  • Ponpes Al-Hidayah – Pasirbadak
  • Ponpes Bani Umar – Pasir Badak
  1. Desa Cikujang (4 Ponpes)
  • Ponpes Hikmatunnidzom – Babakan
  • Ponpes Raudhatul Fatya – Ciburial
  • Ponpes Al-Anhariyyah – Legoknyenang
  1. Desa Sirnaresmi (1 Ponpes)
  • Ponpes Al Istiqomah Terpadu – Kubang Jaya
  1. Desa Mangkalaya (2 Ponpes)
  • Ponpes Daarul Hikam As Syuja’i – Cibolang
  • Ponpes Salafi Modern Nurussalim – Cipeundeuy
17 Ponpestersebar di Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi

Data ini menunjukkan bahwa desa-desa di Kecamatan Gunungguruh memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan keagamaan, dengan ponpes sebagai pusat pembelajaran Islam dan pembinaan karakter.

Keberadaan pondok pesantren di wilayah ini juga menjadi pilar penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat Sukabumi. Pemerintah setempat diharapkan terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan pesantren, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, maupun program pembinaan keagamaan.

Tinggalkan Balasan