H. Mokh. Muslikh Abdussyukur merupakan salah satu tokoh penting dalam perjalanan pemerintahan Kota Sukabumi. Ia lahir di Cianjur pada 21 Juni 1947.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan lulus pada tahun 1971. Setelah menyelesaikan studinya, Muslikh memilih berkarier sebagai pegawai negeri sipil. Kariernya di dunia birokrasi berkembang seiring dengan dedikasi dan pengabdiannya terhadap pelayanan publik.
Karier birokrasinya mulai bersinar ketika ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Bappemko Kotamadya Sukabumi, kemudian Sekretaris Wilayah Daerah Kota Sukabumi. Dan puncaknya ketika ia dipercaya menjadi Wali Kota Sukabumi selama dua periode, yakni 2003 hingga 2013.
Dalam masa kepemimpinannya, Muslikh dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai elemen, termasuk kalangan wartawan. Gaya kepemimpinannya yang terbuka dan bersahabat menjadikannya figur yang dihormati sekaligus disegani.
Usai menyelesaikan masa jabatannya sebagai wali kota, Muslikh tetap aktif dalam dunia politik. Ia kemudian menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Sukabumi pada periode 2014 hingga 2019, melanjutkan kontribusinya dalam pembangunan daerah melalui lembaga legislatif.
Namun belum sempat menyelesaikan tugasnya jadi wakil rakyat, pada 21 Mei 2016, Muslikh Abdussyukur mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin sekitar pukul 02.40 WIB akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Ia wafat pada usia 69 tahun.Suami dari Hj. Isye Sri Rahmawaty dan ayah dari 4 anak itu selain dikenal aktif di pramuka, juga aktif diberbagai organisasi, termasuk partai politik, yaitu Golkar.
Oleh : D. Irpan Apriandi











