MEDIASUKABUMI.ID – Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Lido Resort, Senen (20/4/2026), resmi menetapkan H. Andri Hidayana sebagai Ketua DPC definitif secara aklamasi.
Andri, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), kini resmi memegang tongkat komando partai berlambang Ka’bah tersebut. Dalam orasi politiknya, pria yang meniti karier dari struktur terbawah ini menegaskan bahwa soliditas akar rumput adalah kunci utama kebangkitan partai.
”Kami sudah berhitung bahwa kebangkitan PPP harus dimulai dari sekarang. PAC, DPC, dan seluruh elemen harus solid dan kompak,” tegas Andri di hadapan ratusan kader.
Visi Strategis: Konsolidasi Wilayah Pakuan Raya
Tidak hanya fokus pada lingkup lokal, Andri mengusung visi besar dengan mencetuskan konsolidasi kekuatan di wilayah Pakuan Raya (Sukabumi, Bogor, Cianjur, dan Depok). Ia mematok target raihan suara yang sangat ambisius untuk mendongkrak posisi PPP di Jawa Barat.
- Total Target: 1 Juta Suara Pakuan Raya.
- Rincian: Kabupaten Sukabumi: 350.000 suara.
- Kabupaten Bogor: 350.000 suara.
- Cianjur: 150.000 suara.
- Sisanya dari Depok dan wilayah penyangga lainnya
“Kami yakin kehadiran rekan-rekan hari ini adalah spirit baru bagi PPP di Jawa Barat,” tambahnya yang disambut teriakan heroik para audiens.
Kesiapan Infrastruktur: Kendaraan Operasional dan Dana Saksi
Sebagai pemimpin yang memahami teknis lapangan—mulai dari saksi TPS hingga Ketua PAC—Andri membuktikan keseriusannya lewat penguatan infrastruktur partai. Hanya dalam waktu 10 bulan menjabat sebagai Plt, ia telah melakukan terobosan nyata:
- Transportasi: Penyediaan 6 unit kendaraan operasional yang tersebar di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sukabumi.
- Logistik Pemilu: Kepastian ketersediaan dana saksi untuk mengawal perolehan suara pada pemilu mendatang.
”Izin melaporkan, Kabupaten Sukabumi sudah memiliki kendaraan di tiap dapil dan kami pastikan dana saksi sudah siap. Semoga daerah lain bisa mengikuti langkah ini,” ungkapnya.
Loyalitas pada Eksistensi Partai
Menutup orasinya, Andri menekankan pentingnya menjaga eksistensi PPP sebagai rumah besar umat Islam tanpa terdistraksi oleh dinamika internal di tingkat pusat. Fokusnya tetap pada penguatan basis di tingkat ranting dan PAC.
”Saya sejak awal di PPP tidak melihat siapa Ketua Umumnya, tapi yang saya tanamkan adalah: PPP wajib ada di NKRI. Kami konsisten di level kami. Kami yakin Ketua Umum saat ini punya semangat baru untuk membawa PPP kembali ke Senayan,” pungkasnya.
Terpilihnya Andri Hidayana diprediksi akan mengubah peta politik di Kabupaten Sukabumi. Sosok yang dijuluki “Si Raja Lapangan” ini dikenal memiliki manuver taktis dan kemampuan menggalang massa yang kuat di akar rumput.
Oleh : D. Irpan Apriandi











