Sukabumi Raya

Sukabumi Raih WTP 12 Kali Beruntun, Wabup Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025

32
×

Sukabumi Raih WTP 12 Kali Beruntun, Wabup Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025

Sebarkan artikel ini

MEDIASUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menyampaikan Nota Pengantar Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Nota tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Juma’ah (19/6/2026).

Dalam penyampaiannya, Pemkab Sukabumi kembali mengukir prestasi dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan tahun 2025. Raihan ini menjadi yang ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014.

Wabup Andreas menegaskan bahwa capaian WTP ini bukan sekadar prestasi administratif di atas kertas. Raihan tersebut merupakan indikator nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai dengan standar akuntansi pemerintah, diperkuat oleh sistem pengendalian internal yang baik, serta kepatuhan penuh terhadap regulasi.

“Raihan WTP ini harus sejalan dengan manfaat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kinerja dan segera menindaklanjuti rekomendasi dari BPK,” ujar Andreas.

Realisasi Anggaran dan Surplus 2025

Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam paripurna, performa realisasi anggaran Kabupaten Sukabumi tahun 2025 menunjukkan hasil yang positif:

  • Pendapatan Daerah: Mencapai *99,23%* dari target yang ditetapkan.
  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Sukses melampaui target dengan capaian *101,96%*.
  • Belanja Daerah: Terealisasi sebesar *95,97%* dari rencana anggaran.Dari postur tersebut, Kabupaten Sukabumi membukukan surplus anggaran sebesar Rp147,02 miliar dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berjalan tercatat sebesar *Rp169,72 miliar*.

Melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban APBD ini, Pemkab Sukabumi berharap sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif dapat terus diperkuat. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, demi mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

Tinggalkan Balasan