Berita

Sampaikan LKPJ 2025 dan Dua Raperda, Wali Kota Sukabumi Paparkan Capaian Pendapatan dan Transformasi BUMD

12
×

Sampaikan LKPJ 2025 dan Dua Raperda, Wali Kota Sukabumi Paparkan Capaian Pendapatan dan Transformasi BUMD

Sebarkan artikel ini

MEDIASUKABUMI.ID – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menegaskan pentingnya otonomi daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka paparan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Sabtu (14/3/2026).

Rapat yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekda Andang Tjahjandi, serta unsur Forkopimda ini membahas tiga agenda utama:

  1. Persetujuan Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan.
  2. Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
  3. Penyampaian Raperda tentang PT Waluya (Perseroda).

Regulasi Peternakan & Ketahanan Pangan

Terkait Raperda Peternakan, Wali Kota menekankan bahwa regulasi ini bukan sekadar syarat administratif, melainkan instrumen krusial untuk menjamin kualitas pangan asal hewan di masyarakat.

“Regulasi ini diperlukan untuk meningkatkan produksi sekaligus memastikan ketersediaan produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” ujar Ayep Zaki. Ia menambahkan, aturan ini akan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha demi terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Capaian LKPJ 2025: Pendapatan Melampaui Target

Memasuki agenda kedua, Pemkot Sukabumi memaparkan capaian LKPJ 2025 yang berfokus pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Lima prioritas utama yang dijalankan meliputi peningkatan PAD, kesejahteraan masyarakat, lapangan kerja, penataan kota, dan penguatan inklusivitas.

Ringkasan Realisasi APBD TA 2025

  • Pendapatan Daerah: Rp1,322 triliun (100,45% dari target).
    • PAD: Rp491,5 miliar (100,36%).
    • Pendapatan Transfer: Rp814,7 miliar (100,5%).
    • Lain-lain Pendapatan Sah: Rp16,3 miliar (100,73%).
  • Belanja Daerah: Rp1,32 triliun (97,07% dari target).
    • Terdiri dari belanja operasi (Rp1,25 triliun), belanja modal (Rp68,8 miliar), dan belanja tidak terduga (Rp3,7 miliar).
  • SiLPA: Rp49,95 miliar.
  • Pembiayaan Netto: Rp49,6 miliar (100,05%).

Selain performa finansial, Wali Kota melaporkan keberhasilan Pemkot Sukabumi meraih 131 penghargaan sepanjang 2025, yang terdiri dari 106 penghargaan tingkat provinsi, 21 nasional, dan 4 internasional.

Transformasi PT Waluya (Perseroda)

Agenda terakhir menyoroti transformasi status badan hukum Perusahaan Daerah (PD) Waluya menjadi PT Waluya (Perseroda) sesuai PP No. 54 Tahun 2017. Langkah ini diambil agar BUMD tersebut lebih kompetitif dan menjadi pilar Pendapatan Asli Daerah.

Tiga Unit Bisnis Utama PT Waluya:

  1. Pedagang Besar Farmasi (PBF) & Alat Kesehatan: Menjaga rantai pasok medis.
  2. Pengelolaan Apotek dan Optik.
  3. Usaha Dagang & Jasa Lainnya: Membangun ekosistem bisnis mandiri.

Wali Kota menutup rapat dengan mengapresiasi sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat yang telah menjaga keharmonisan pembangunan di Kota Sukabumi.

Editor:  D. Irpan Apriandi
Sumber: KPD KOTA SUKABUMI

Tinggalkan Balasan