MEDIASUKABUMI.ID – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi mulai bergerak melakukan konsolidasi internal setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Dalam susunan kepengurusan terbaru, Andri Hidayana dipercaya sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi, didampingi Budri Kustiawan sebagai Sekretaris dan Apep Saepul Mahdan sebagai Bendahara. Sementara jajaran majelis partai diisi oleh Tomi Ardi sebagai Ketua Majelis Pakar, Kyai Iyan Mahpudin sebagai Ketua Majelis Pertimbangan, dan KH Aah Abdul Aziz sebagai Ketua Majelis Syariah.
Sebagai langkah awal kepengurusan, DPC PPP Kabupaten Sukabumi menggelar rapat perdana pada Mingon (31/5/2026). Dalam rapat tersebut, para pengurus membahas agenda prioritas organisasi, yakni pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
Sekretaris DPC PPP Kabupaten Sukabumi, Budri Kustiawan, mengatakan pelaksanaan Musancab merupakan amanat organisasi yang harus segera dilaksanakan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Menurut Budri, berdasarkan aturan organisasi, Musancab wajib digelar paling lambat tiga bulan setelah terbitnya SK kepengurusan DPC. Karena SK DPC PPP Kabupaten Sukabumi diterbitkan pada 30 April 2026, maka waktu pelaksanaan yang tersisa saat ini sekitar dua bulan.
“Dalam rapat perdana ini kami membahas rencana terdekat, yaitu pelaksanaan Musancab di 47 kecamatan. Saat ini waktu yang tersedia tinggal dua bulan lagi, sehingga seluruh persiapan harus segera dilakukan,” ujar Budri.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musancab nantinya akan berada di bawah koordinasi Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), termasuk terkait jadwal dan teknis pelaksanaannya.
“Untuk pelaksanaannya nanti Bidang OKK yang mengatur terkait teknis dan waktunya,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana, menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin partai, melainkan momentum penting untuk melakukan pembenahan organisasi hingga tingkat kecamatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan diarahkan pada proses penyegaran kepengurusan dan restrukturisasi organisasi agar PPP semakin solid dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
“Musancab agendanya nanti lebih ke penyegaran dan restrukturisasi,” kata Andri.
Selain melakukan pembenahan struktur organisasi, DPC PPP Kabupaten Sukabumi juga menaruh perhatian besar pada proses kaderisasi. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk bergabung dan berkiprah di partai berlambang Ka’bah tersebut.
Andri menilai kehadiran kader dari kalangan milenial dan Generasi Z menjadi penting untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan sekaligus menghadirkan gagasan-gagasan baru dalam pengembangan partai.
Melalui agenda Musancab dan rekrutmen kader muda, kepengurusan Andri-Budri berharap PPP Kabupaten Sukabumi dapat semakin solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memperluas basis dukungan hingga ke tingkat akar rumput.











