EdukasiHumaniora

TEKAN PENUMPUKAN SAMPAH, MAHASISWA KKN GEMA BERDAYA HADIRKAN TEKNOLOGI INCINERATOR SAMPAH BAGI MASYARAKAT

36
×

TEKAN PENUMPUKAN SAMPAH, MAHASISWA KKN GEMA BERDAYA HADIRKAN TEKNOLOGI INCINERATOR SAMPAH BAGI MASYARAKAT

Sebarkan artikel ini

MEDIASUKABUMI — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) GEMA BERDAYA (Gerakan Masyarakat Bersih, Terpelajar, dan Berdaya) dari Universitas Nusa Putra berhasil membangun dua unit incinerator atau fasilitas pembakaran sampah sederhana yang ramah lingkungan di wilayah Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Pembangunan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang berhasil direalisasikan selama masa pengabdian mahasiswa di desa tersebut.

Program ini dilaksanakan oleh 10 mahasiswa lintas program studi, yaitu Teknik Informatika, Akuntansi, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), di bawah koordinasi Ketua Kelompok Riko Supriadi dan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Agus Hendriyanto, M.Pd. Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukakersa yang dipimpin oleh Kepala Desa H. Deden Deni Wahyudin, S.E.

unit di Kampung Lembur Sawah dengan latar permukiman warga

Sebagaimana diketahui, salah satu permasalahan mendasar yang dihadapi warga Desa Sukakersa adalah pengelolaan sampah yang belum optimal, di mana warga masih terbiasa membakar sampah secara terbuka. Kebiasaan ini dinilai kurang aman dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN GEMA BERDAYA berinisiatif menghadirkan solusi berupa fasilitas pengelolaan sampah yang lebih aman, efisien, dan tertata.

Proses pembangunan diawali dengan diskusi bersama petugas desa serta pembelian bahan material berupa hebel pada 11 Agustus 2026. Unit incinerator pertama kemudian dibangun pada 12 Agustus 2026 di Kampung Lemahduhur, disusul pembangunan unit kedua pada 13 Agustus 2026 di Kampung Lembur Sawah. Kedua fasilitas ini dibangun secara swadaya oleh mahasiswa bersama warga setempat sebagai bagian dari rangkaian program KKN yang berlangsung selama periode 23 Juli hingga 23 Agustus 2026.

Dengan terbangunnya dua unit incinerator tersebut, program ini dinyatakan telah memenuhi target indikator keberhasilan yang tercantum dalam proposal kegiatan, yaitu minimal dua unit terbangun dan dapat dimanfaatkan langsung oleh warga. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan membakar sampah secara sembarangan menjadi lebih tertib, sekaligus mendukung upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Desa Sukakersa.

Unit incinerator di Kampung Lemahduhur

Program pembangunan incinerator sampah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN GEMA BERDAYA yang mengusung tema “Integrasi Teknologi Tepat Guna Berbasis QGIS dan Edukasi Kreatif Menuju Kemandirian Desa”, bersama sejumlah program lain seperti pembuatan website desa, peta desa berbasis GIS, penataan pojok literasi sekolah, dan workshop Eco Print.

Tinggalkan Balasan

Media Sukabumi